Tersesat yang Menjadi Jalan: Dari Ruang Informatika ke Pembelajaran Adaptif dan Mendalam
Saya tidak pernah merencanakan menjadi seorang guru. Latar belakang saya adalah S1 Informatika. Dunia yang akrab dengan logika, algoritma, dan sistem yang terstruktur. Menjadi pendidik bukanlah cita-cita awal, apalagi memimpin sebuah sekolah. Namun, hidup tidak selalu bergerak sesuai rencana. Apa yang dulu saya anggap sebagai “tersesat”, justru menjadi jalan panjang yang membawa saya memahami makna pendidikan yang sesungguhnya. Perjalanan itu dimulai dari posisi yang sederhana: guru honorer. Tanpa bekal pendidikan keguruan formal, saya masuk ke ruang kelas dengan banyak keterbatasan. Saya belajar bukan dari buku teori, tetapi langsung dari realitas. Saya menghadapi siswa dengan karakter yang beragam, kemampuan yang berbeda, dan latar belakang yang tidak pernah sama. Dari situlah saya mulai memahami satu hal penting: kelas bukanlah ruang yang bisa diperlakukan secara seragam. Lebih dari sebelas tahun saya menjalani proses ini. Dari guru honorer, kemudian menjadi guru PPPK, hingga ak...